Miris, 30 Tahun Bekerja Honorer K2 Digaji Rp 150 Ribu tanpa TPG
Bapak/Ibu/Rekan-rekan yang berbahagia dimanapun anda berada, salam hangat untuk kita semua, Berikut info tentang Miris, 30 Tahun Bekerja Honorer K2 Digaji Rp 150 Ribu tanpa TPG.simak selengkapnya dibawah ini..
![]() |
| ilustrasi foto honorer cantik gajinya hanya 150 Ribu Rupiah |
JAKARTA - Pemerintah diminta membuka mata terhadap pengabdian honorer K2 (kategori dua). Selama bertahun-tahun honorer K2 merasa ditindas dan diperbudak oleh pemerintah.
Honorer K2 juga merasa dimanfaatkan pemerintah selama puluhan tahun. Tenaga mereka diperas dengan bayaran yang sangat minim.
"Saya bicara apa adanya, ini riil di lapangan kalau pemerintah selalu mengadang honorer K2 dengan aturan yang dibuat-buat," ujar Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN, Sabtu (8/9).
Dia menyebutkan, banyak anggota FHK2I yang bekerja hingga 30 tahun tapi kesejahteraannya di bawah standar kelayakan hidup.
Tunjangan profesi guru (TPG) yang harus diicip oleh semua tenaga pendidik termasuk honorer nyatanya tidak bisa dirasakan.
Ini lantaran aturan sertifikasi guru yang tidak bisa dipenuhi honorer.
"Itu yang bikin aturan kan Mendikbud. Dulu kami pernah merasakan tunjangan hanya satu sampai dua tahun. Begitu aturan sertifikasi itu dibuat, kami tidak bisa merasakan TPG lagi. Bahkan ada yang 30 tahun jadi guru dan muridnya sudah jadi PNS, belum pernah merasakan TPG," terangnya.
Kondisi ini berbeda dengan guru honorer swasta yang bisa mendapatkan sertifikasi hanya dengan rekomendasi ketua yayasan.
Sedangkan guru honorer di sekolah negeri harus mengantongi rekomendasi bupati/walikota.
"Ini kebijakan yang tidak berkeadilan. Untuk lainnya bisa, kenapa honorer K2 enggak. Honorer K2 digenjet terus sampai gepeng, lama-lama yang kami tidak kuatlah," ketusnya.
Titi yang menjadi wali kelas VI SD selama 14 tahun ini mengaku hanya mendapatkan gaji Rp 450 ribu per triwulan.
Baru setahun ini gajinya naiknya menjadi Rp 825 ribu per bulan tapi dibayar setiap tiga bulan.
Sementara pengeluarannya per bulan Rp 1,4 juta. Beruntung Titi punya suami yang pekerjaannya mapan.
"Kalau saya kan tanggungan suami. Yang guru honorer laki-laki kan kasihan. Makanya mereka sepulang mengajar ada yang jadi salesman, tukang batu, tukang ojek, dan lainnya. Kami masih bertahan karena janji-janji diangkat PNS, kalau enggak gitu, kami sudah berhenti," tandasnya.
Info selengkapnya DISINI.!
Demikian yang bisa kami bagikan, Kami akan berikan info terkini dan terpopuler yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya.Terima Kasih atas kunjungan anda. Apabila bermanfaat silahkan dibagikan. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

0 Response to "Miris, 30 Tahun Bekerja Honorer K2 Digaji Rp 150 Ribu tanpa TPG"
Posting Komentar